Tuesday, November 29, 2011

Iran menggantung sembilan orang dalam sehari

Iran (Teheran:) Pemerintah Iran telah menghukum gantung tiga orang, termasuk seorang wanita, yang melakukan kejahatan sebagai pemerkosa dan penjual obat-obatan terlarang di berbagai kota pada Selasa (29/11). 

Menurut laporan kantor berita Fars, dua pria tersebut berumur 23 dan 25 tahun yang digantung di hadapan publik di kota sebelah barat Kermanshah. Mereka dieksekusi setelah terbukti bersalah atas tuduhan memperkosa sejumlah wanita, termasuk beberapa mahasiswa. 

Selain itu, lima pria dan seorang wanita juga dieksekusi serupa pada hari yang sama untuk kejahatan menjual obat-obatan terlarang terutama heroin. Namun, seluruh identitas korban tidak dibeberkan. 

Kantor berita ISNA juga melaporkan, seorang pemuda yang melakukan pemerkosaan dan memiliki inisial M.S juga dihukum gantung secara publik pada Selasa ini di Kota Saveh, sekitar 120 kilometer dari ibu kota Teheran. Kesembilan orang itu menjadikan total 266 orang yang dieksekusi hukuman gantung di Iran selama tahun ini. 

Organisasi Human Rights Watch juga sudah menghitung total sebanyak 388 orang yang dieksekusi gantung pada 2010 lalu. Namun, Amnesty International menyebutkan angka total 252 orang. Ini menempatkan Iran di peringkat kedua setelah Cina sebagai negara yang paling banyak menghukum mati warganya tahun lalu. 

Iran mengatakan, hukuman mati adalah penting untuk mempertahankan hukum dan ketertiban, dan hukuman itu hanya diterapkan setelah proses peradilan yang cukup panjang dan melelahkan. Pembunuhan, pemerkosaan, perampokan bersenjata, perdagangan narkoba dan perzinahan adalah kejahatan yang pantas dihukum mati di Iran.

0 comments until now.

Post a Comment